Selasa, 17 Mei 2016

Far and Fear

Aku tak seperti yang lain
Yang bisa menjadi ini dan itu
Yang mampu menjadi segalanya
Yang sanggup melakukan apapun

Aku cuma bisa melihat dibalik jendela yang berembun
Buram , tak jelas , dan itu adalah hidupku
Aku juga cuma bisa menahan , tak mampu melawan

Aku semakin dewasa , di usia kepala dua
Aku masih menanggung trauma
Aku harus menyimpan luka lama
Aku menggenggam dendam

Pedih , perih , dan terus merintih
Rasa sakit ini membakar hatiku
Panas rasanya , melebihi panas yang bisa aku rasakan

Satu persatu kata-kata itu mulai menyusun menjadi kalimat yang menyakitkan
Dimana aku harus mengingat rasa sakit tertusuk lidah yang lunak
Dan membuat aku tak mampu berbuat banyak

Aku teriak tapi tak bersuara
Aku seperti manusia yang harus hilang ditelan bumi
Karena manusia lainnya menginginkam aku untuk mati

Semakin lama luka ini terus mengelupas
Bukan hanya air yang telah membuat nya terbuka
Namun kalimat itu selalu bergema di otak dan telingaku
Hingga mataku berhalusinasi dengan kejadian itu

Kemana aku harus mengadu ?
Selama aku menunggu jawaban dari Tuhanku yang menyayangiku

Tahu rasanya ? Saat semua orang menatapku seperti benalu ?
Mungkin tak ku hiraukan , tapi ini sudah terlalu bagiku

Mereka berteriak bahwa akulah manusia tak punya harga diri
Mereka merebut kuasa dan membuang kemerdekaan ku
Aku seperti menjadi sandera untuk kebahagiaan mereka
Karena menghina adalah hiburan dalam hidup mereka

Mereka tak berfikir apa yang terjadi dengan yang mereka lakukan
Bahwa itu semua menguatkan akar dendam dalam tanah diriku
Tapi aku tetap tak bisa keluar , karena dipagari dengan hinaan mereka

Aku ingin meledak , tapi mereka punya beribu cara untuk meredam ledakanku

Dan pada akhirnya aku terbunuh dalam hidupku sendiri
Aku hidup dengan menjadi benalu pada siapapun yang bisa menopangku
Mati , mati saja sekarang juga

Setegar apapun , hati ini akhirnya hancur seperti pasir
Dan selalu , kalimat-kalimat itu yang menusuk hingga darahku bergejolak marah
Dan aku bertanya
"Sampai kapan ? Aku harus mendendam , aku sudah kenyang untuk selalu diberi makanan yang menyakitkan?"

Bandung , 17 Mei 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar